MBKM
Paham akan murid dan pahami akan kebutuhan pembelajarannya melalui Kampus Mengajar
Kampus Mengajar Angkatan 2 ( MBKM )
Perkenalkan, saya Nurtaqiyah mahasiswa jurusan Pendidikan Masyarakat Universitas Siliwangi. Pada kesempatan kali ini Saya berkesempatan mengikuti program Kampus Mengajar angkatan 2 dan ingin berbagi pengalaman saya selama melaksanakan tugas sebagai mahasiswa peserta program Kampus Mengajar dengan lokasi penempatan di SD Nurul Yaqin Cipinang Besar Utara kota Jakarta Timur. Dalam rangka menyiapkan mahasiswa menghadapi perubahan sosial, budaya, dunia kerja dan kemajuan teknologi yang pesat, kompetensi mahasiswa harus disiapkan untuk lebih gayut dengan kebutuhan zaman. Link and match tidak saja dengan dunia industri dan dunia kerja tetapi juga dengan masa depan yang berubah dengan cepat. Perguruan Tinggi dituntut untuk dapat merancang dan melaksanakan proses pembelajaran yang inovatif agar mahasiswa dapat meraih capaian pembelajaran mencakup aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara optimal dan selalu relevan. Kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka diharapkan dapat menjadi jawaban atas tuntutan tersebut. Kampus Merdeka merupakan wujud pembelajaran di perguruan tinggi yang otonom dan fleksibel sehingga tercipta kultur belajar yang inovatif, tidak mengekang, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.
Program utama yaitu: kemudahan pembukaan program studi baru, perubahan sistem akreditasi perguruan tinggi, kemudahan perguruan tinggi negeri menjadi PTN berbadan hukum, dan hak belajar tiga semester di luar program studi. Mahasiswa diberikan kebebasan mengambil SKS di luar program studi, tiga semester yang di maksud berupa 1 semester kesempatan mengambil mata kuliah di luar program studi dan 2 semester melaksanakan aktivitas pembelajaran di luar perguruan tinggi. Proses pembelajaran dalam Kampus Merdeka merupakan salah satu perwujudan pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (student centered learning) yang sangat esensial. Pembelajaran dalam Kampus Merdeka memberikan tantangan dan kesempatan untuk pengembangan inovasi, kreativitas, kapasitas, kepribadian, dan kebutuhan mahasiswa, serta mengembangkan 2 kemandirian dalam mencari dan menemukan pengetahuan melalui kenyataan dan dinamika lapangan seperti persyaratan kemampuan, permasalahan riil, interaksi sosial, kolaborasi, manajemen diri, tuntutan kinerja, target dan pencapaiannya. Melalui program merdeka belajar yang dirancang dan diimplementasikan dengan baik, maka hard dan soft skills mahasiswa akan terbentuk dengan kuat.Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka diharapkan dapat menjawab tantangan Perguruan Tinggi untuk menghasilkan lulusan yang sesuai perkembangan zaman, kemajuan IPTEK, tuntutan dunia usaha dan dunia industri, maupun dinamika masyarakat.
Program Kampus mengajar adalah salah satu program MBKM yang dimana mahasiswa dari berbagai Universitas seluruh Indonesia dengan berbagai macam program studi yang berbeda dikelompokkan (5-8 anggota) dan ditempatkan di SD atau SMP sesuai domisili dan Adapun juga yang tidak sesuai domisili yang dimana bisa di tempatkan di kota kota terpencil. pengalaman mengajar berlangsung selama 5 bulan/1 semester. Adapun kriteria penempatan SD/SMP yang menjadi sasaran program Kampus Mengajar ini yaitu SD/SMP yang berlokasi di daerah 3T sesuai Perpres No.63 tahun 2020 dan berakreditasi B atau kurang. adanya program Kampus Mengajar ini diharapkan mahasiswa mampu meningkatkan optimalisasi pembelajaran melalui penguatan literasi dan numerasi, menciptakan inovasi, melaksanakan adaptasi teknologi, administrasi dan manajerial sekolah. Program kampus mengajar memiliki beberapa rangkaian kegiatan dalam program Kampus Mengajar ini, dimulai dari pendaftaran, seleksi, pra penugasan, penugasan, pelaporan. Selain itu ada beberapa keuntungan yang didapatkan sebagai peserta kampus mengajar, seperti:
1. Mendapatkan konversi sebanyak 20 sks
2. Uang saku per bulan
3. Potongan UKT maks Rp. 2.400.000
4. Sertifikat peserta kampus mengajar
Tahap Pendaftaran dan seleksi
Untuk persyaratan bagi mahasiswa agar dapat mendaftar program Kampus Mengajar ini diantaranya:
1. Mahasiswa aktif dari program studi S1 PTN dan PTS di bawah naungan Dirjendikti
2. Minimum berada di semester 5 (lima) pada saat melakukan pendaftaran
3. Memiliki IPK minimum 3 dari skala 4
4. Berasal dari Perguruan Tinggi yang terakreditasi
5. Berasal dari Program Studi dengan akreditasi minimum B
6. Diutamakan memiliki prestasi, pengalaman mengajar dan berorganisasi (tambahan poin penilaian)
7. Memperoleh surat rekomendasi dari pimpinan perguruan tinggi (fakultas/sekolah tinggi/institut/universitas) untuk mengikuti kegiatan Kampus Mengajar
Selain itu mahasiswa harus mengisi berkas persyaratan lainnya yang tertera di akun MBKM di website resmi https://kampusmerdeka.kemdikbud.go.id/web/kampusmengajar2021. bagi mahasiswa yang sudah melengkapi seluruh dokumen persyaratan sebagai pertimbangan lolos tidaknya mendaftar program Kampus Mengajar. Adapun alur seleksi mahasiswa meliputi seleksi administratif, survei kebhinekaan, verifikasi prestasi akademik, pengalaman mengajar dan/atau pengalaman organisasi, dan penempatan. Setelah tahap seleksi selesai maka akan ada pengumuman lolos atau tidaknya mahasiswa yang disampaikan melalui akun MBKM masing-masing. Tahap selanjutnya Informasi kelulusan ini disertai juga informasi terkait penempatan, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), dan rekan kelompok. Dalam hal ini saya ditempatkan di SD Nurul Yaqin dengan 6 anggota kelompok dari universitas dan jurusan yang berbeda, sedangkan DPL saya juga merupan dosen dari perguruan tinggi di daerah Jakarta yaitu Ibu Wiwik Widiyanti, S.P.,M.M.N. dosen dari Universitas Bina Sarana Informatika.
Penugasan
Pelaksanaan Program Kampus Mengajar Angkatan 2 terdiri dari kegiatan persiapan yang dilakukan mulai dari Pembekalan, Penerjunan, Observasi, dan Perencanaan Program
1. Pembekalan
Mahasiswa yang mengikuti program Kampus Mengajar (KM) Angkatan 2 2021 terlebih dahulu mengikuti pembekalan yang diselenggarakan oleh pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Pembekalan dilaksanakan satu minggu sebelum penerjunan dan dilaksanakan selama enam hari.Adapun rincian pembekalan program KM 2 2021 sebagai berikut.
a. Pedagogi Pendidikan Dasar
b. Profil Pelajar Pancasila
c. Pembelajaran Literasi dan Numerasi di SD dan SMP (Termasuk Aplikasi Aksi)
d. Prinsip Pelindungan anak
e. Prinsip Pelindungan anak
f. Perkenalan aplikasi AKSI
g. Etika dan Komunikasi
h. Strategi kreatif belajar luring dan daring
i. Penerapan inovasi pembelajaran
j. Mahasiswa sebagai duta perubahan prilaku di masa pandemi.
k. Tahapan perkembangan anak SD
l. Cara menstimulus perkembangan fisik, kognitif, emosi dan sosial anak.
2. Penerjunan
Kegiatan penerjunan program Kampus Mengajar Angkatan 2 mahasiswa melakukan sosialisasi dan koordinasi yang bertujuan untuk memperlancar kegiatan KM 2021. Sosialisasi dan koordinasi dilakukan antar-anggota kelompok KM 2 bersama dengan Dosen pembimbing lapangan dengan pihak Dinas Pendidikan Wilayah 1 kota administrasi Jakarta Timur.
3. Observasi
Observasi dilakukan bertujuan untuk mengetahui kondisi kegiatan belajar mengajar dan administrasi sekolah di SD Nurul Yaqin. Observasi di sekolah dilaksanakan pada tanggal 4 Agustus 2021. Pada tahap observasi mahasiswa melakukan pengamatan secara langsung ke lapangan secara fisik maupun nonfisik serta berdialog dengan pihak-pihak terkait di sekolah. Harapan dari kegiatan observasi ini tim Kampus Mengajar Angkatan 2 mendapat gambaran mengenai kondisi lingkungan sekolah dan hasil dari pengamatan tersebut dijadikan acuan untuk penyusunan perencanaan program kegiatan.
4. Perencanaan Program
Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan oleh tim kampus mengajar Angkatan 2, maka tim KM 2 yang bertugas di SD Nurul Yaqin berusaha menyusun rencana program kegiatan yang dapat menjadi stimulus awal bagi seluruh warga sekolah di SD Nurul Yaqin. Program kegiatan yang direncanakan telah mendapatkan persetujuan dari Kepala Sekolah SD Nurul Yaqin Ibu Eka Muzayana S.E dan Dosen Pembimbing Lapangan. Program kegiatan tersebut telah disesuaikan dengan disiplin ilmu, keahlian dan kompetensi yang dimiliki oleh setiap personel tim serta kebutuhan di SD Nurul Yaqin. Program kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu segenap warga sekolah di SD Nurul Yaqin dalam bidang kegiatan belajar mengajar, administrasi sekolah, maupun adaptasi teknologi. Perencanaan program kegiatan mengacu pada tujuan, manfaat, serta waktu dan fasilitas yang tersedia dan tidak lepas dari kebutuhan dan dukungan warga sekolah.
Adapun hasil observasi penyusunan program kerja di antaranya :
1. literasi membaca, pada program ini saya dan tim kampus mengajar Mengumpulkan siswa yang kurang dalam membaca di taman baca sasarannya Kelas 4-5 yang belum bisa membaca
2. belajar membaca bersama, mengumpulkan siswa yang kurang dalam membaca sasaran Kelas 4-5 yang belum bisa membaca.
3. membantu dalam pencatatan laporan sekolah untuk mendata KJP,PIP siswa. Mendata hasil nilai peserta didik
4. pengenalan aplikasi pembelajaran daring ( zoom/ gmeet)
5. membuat taman baca SD Nurul Yaqin, di karenakan sekolah belum mempunyai perpustakaan maka saya bersama tim kampus mengajar mengusulkan untuk membuat taman baca SD Nurul Yaqin
6. membantu tata cara penggunaan komputer dan pengaplikasian bagi peserta ddik kelas 5 yang mengikuti AMBK
7. Membuat media pembelajaran, dari hasil observasi yang ada ada beberapa siswa yang kurang dalam membaca dan menulis oleh karena itu kami tim kmapus mengajar membuat sebuah media pembelajaran agar peserta didik bisa cepat untuk membaca dan menulis.
Pelaksanaan program
1. Mengajar
Program Kampus Mengajar 2 baik dari segi penanaman empati dan kepekaan sosial pada diri mahasiswa terhadap permasalahan kehidupan kemasyarakatan yang ada disekitarnya, mengasah keterampilan berpikir dalam bekerja bersama lintas bidang ilmu dan ragam asal mahasiswa dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi, mengembangkan wawasan, karakter dan soft skills mahasiswa, mendorong dan memacu pembangunan nasional dengan menumbuhkan motivasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan, serta meningkatkan peran dan kontribusi nyata perguruan tinggi dan mahasiswa dalam pembangunan nasional. Selain itu, rencana kegiatan dan hasil pelaksanaan kegiatan telah selesai dengan rencana awal yakni melakukan pembelajaran secara Daring maupun Luring di sekolah ataupun di rumah, menerapkan aplikasi AKSI. Siswa tentang penerapan literasi dan numerasi di sekolah dasar, membawa perubahan bagi guru dan siswa dalam pembelajaran kearah yang lebih baik memperbaiki karakter siswa dan meningkatkan minat siswa untuk belajar. Hal ini memberikan hasil serta dampak positif bagi siswa, guru dan sekolah khususnya di SD Nurul Yaqin. Adapun dampak yang dirasakan siswa yakni meningkatnya motivasi dan minat belajar siswa baik dari segi literasi maupun dari segi numerasi. Hal tersebut telah sesuai dengan ketercapaian yang termuat dalam tujuan Program Kampus Mengajar 2. Sedangkan dampak yang dirasakan oleh guru dan sekolah yakni dapat memudahkan dan membantu guru dalam melakukan pembelajaran Daring maupun Luring.
2. Membantu Adaptasi Teknologi
pelaksanaan Program Kampus Mengajar 2 dalam membantu adaptasi teknologi baik bagi siswa, guru, dan sekolah. Khususnya di SD Nurul Yaqin telah sesuai degan ketercapaian tujuan dari Program Kampus Mengajar 2 yakni siswa, guru dan sekolah diharapkan melek teknologi sesuai dengan pembelajaran abad 21 yang semuanya berbasis teknologi. Di samping itu, pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi Covid-19 semuanya berbasis teknologi. Oleh karena itu, dibutuhkan pemahaman kepada guru dan siswa tentang pentingnya teknologi pada masa sekarang ini. Dampak dirasakan dengan adanya penggunaan teknologi pada pembelajaran jarak jauh dapat berlangsung dengan efektif, efisien serta waktu dan tempat yang tidak mengikat tanpa harus bertatap muka
3. Membantu Administrasi Sekolah dan Guru
pelaksanaan Program Kampus Mengajar 2 dalam membantu administrasi sekolah dan guru khususnya di SD Nurul Yaqin telah sesuai dengan ketercapaian tujuan yang diharapkan oleh program kampus mengajar yakni membantu administrasi sekolah baik dari segi pelaporan ketercapaian kegiatan pembelajaran selama pandemi Covid-19 meliputi kegiatan guru dan siswa, jadwal pelaksanaan, materi (tema, subtema, pembelajaran dan mata pelajaran) yang diajarkan serta jumlah siswa yang merespon dalam proses pembelajaran. Selain itu, membantu administrasi guru dalam kelengkapan administrasi pembelajaran dari segi kelengkapan perangkat pembelajaran (RPP, bahan ajar dan materi ajar, media pembelajaran, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), Instrumen penilaian/evaluasi dan bahan evaluasi per tema pembelajaran) serta dalam kegiatan penilaian akhir semester serta membantu administrasi bantuan keuangan yang diterima siswa. Dampaknya dapat meringankan beban guru dan bagi mahasiswa dapat memperoleh pengalaman dalam administrasi pembelajaran dalam mengolah 17 perangkat pembelajaran (RPP, bahan ajar dan materi ajar, media pembelajaran, LKPD, instrument penilaian/evaluasi dan bahan evaluasi per tema pembelajaran) serta dalam kegiatan penilaian akhir semester siswa.
Dengan adanya beberapa program yang di laksanakan ada beberapa program yang sangat di butuhkan seperti adanya taman baca, taman baca inidi buat oleh tim kampus mengajar yang pada kesempatan ini saya menjadi ketua program kerja membuat taman baca, taman baca ini saya berinama“ taman baca SD Nurul Yaqin “ taman baca sd nurul yaqin ini banyak sekali manfaatnya yang memnag dalam tahap pembuatan taman baca ini membutuhkan proses yang Panjang dari open donasi buku, membuat daftar buku – buku , hingga pembuatan pembukuan taman baca ini. Setelah berlangsung berlangsung lama taman baca Nurul Yaqin sudah selesai dan antusias dari peserta didik yang tadinya tidak mau kesekolah,bahkan ada yang tidak bisa membaca dengan adanya taman baca ini membantu saya dengan rekan teman – teman kampus mebgajar saya untuk melakukan les private di liuar jam pelajaran bagi peserta didik yang tidak bisa membaca hingga bisa membaca.
Pelaporan
Pelaporan dari kegiatan kampus mengajar ini di lakukan dengan pengsian logbook harian,mingguan,dan dan laporan akhir pada pengisian logbook harian yaitu mengisi kegiatan setiap harinya yang saya lakukan seperti mengajar dll, selanjutnya logbook mingguan yang dimana logbook mingguan ini membuat laporan rekapa dari setiap harinya di lampirkan bersama dokumentasi kegiatan. Pada minggu ke empat saya melakukan pengisian lewat from penilaian mandiri dan teman sejawat. Setlah itu ada Penyusunan Laporan Akhir yang dilakukan pada akhir penugasan dimana mahasiswa menyusun laporan akhir kegiatan,melakukan pembimbingan, dan meminta persetujuan DPL, serta mengunggah laporan akhir sesuai format yang ditetapkan (terlampir) di aplikasi MBKM.
Pengalaman yang saya dapatkan di kampus menagajar ini menumbuhkan banyaknya cerita,pengalaman hebat,serta teman -teman yang luar biasa dalam kerja samanya,DPL yang sangat amat baik dan perhatian, serta guru- guru yang sangat luar biasa dalam membimbing kami selaku mahasiswa untuk sama – sama membantu agar siswa -siswi SD Nurul Yaqin bisa mencapai cita- cita yang diingikan. Mengajar sambil belajar dari program kampus mengajar ini menumbhkan jiwa kepemimpinan serta integritas dalam pembangunan pendidikan yang lebih matang. Integritas kita bukan di tentukan pada favorit/tidaknya sekolah,melainkan pada apa yang bis akita berikan pada murid sehingga mereka bermakna dalam proses belajar.serentak,bergerak mewujudkan merdeka belajar.

