MBKM
Partisipasi Program Permatasari di Universitas Singaperbangsa Karawang
Perkenalkan nama saya Sri Kurniasari berasal dari Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi, saya ingin berbagi pengalamana saya mengikuti Kegiatan MBKM Permata-Sari yang dilaksanakan Ketika saya menginjak semester 4. Pada saat itu saya tertarik untuk mengikuti salah satu program MBKM yaitu Permata-Sari, program tersebut merupakan program yang dikeluarkan oleh Mentri Pendidikan yang melakukan pertukaran mahasiswa antar PTN di daerah Barat dan sekitarnya dan diikuti oleh 33 PTN yang dapat berpartisipasi untuk menjalankan perkuliahan baik dalam prodi yang sama ataupun berbeda, singkatan dari Permata-Sari adalah Program Mahasiswa Nusantara Sistem Alih Kredit. Pada saat itu Ketika saya menginjak semester 4 saya sangat tertarik untuk mengikuti program ini, saya mencari informasi mengenai persyarakat yang harus terpenuhi, lalu setelah itu saya mendaftarkan diri saya ke Jurusan untuk proses lebih lanjut.
Adapun alasan saya mengikuti program ini tentunya dengan beberapa tujuan diantaranya untuk memperluas pengalaman belajar yang luar biasa Bersama mahasiswa lain di luar kampus Universitas Siliwangi, dengan begitu saya ingin mengetahui bagaimana culture kampusnya, bagaimana proses perkuliahan serta kegiatan yang diadakan di kampus tersebut. Selanjutnya yaitu menambah penguatan ilmu dan keterampilan mahasiswa, tentunya belajar di prodi yang berbeda merupakan pengalaman yang luar biasa, meskipun hanya 3 sks namun banyak hal yang dapat saya ambil dan pelajari dari prodi yang berbeda. Tidak hanya itu, melalui program saya mendapatkan teman dan relasi yang baru dari berbagai daerah, sharing berbagai hal yang positive yang tentunya sangat menyenangkan.
Setelah berbagai proses dilalui akhirnya saya berkesempatan untuk mengikuti program tersebut yang bertempat di Universitas Singaperbangsa Karawang dengan Prodi Ilmu Komunikasi serta mengambil mata kuliah New Media Society. Proses pembelajaran yang dilakukan pada saat itu menggunakan Metode Daring karena masih dalam situasi Covid-19, setiap pertemuan kami menggunakan media Zoom Meeting dan WhatsApp Group untuk melakukan proses pembelajaran, pada saat pembelajaran berlangsung mahasiswa dari program ini sangat antusias dan interaktif, tentunya dengan mata kuliah yang berbeda hal tersebut menjadi semangat baru bagi saya untuk menambah pengetahuan, setelah beberapa kali pertemuan, untuk pertama kalinya saya membuat tugas Mini Research dengan mengangkat tema Kesetaraan Gender, melalui tugas tersebut saya mulai pemahami bagaimana membuat penelitian, serta membuka pikiran saya mengenai issue yang sedang terjadi di masyarakat hingga issue global yang ada. Tidak hanya itu saya pernah ditugaskan untuk menerbitkan sebuah artikel yang di upload di media social, hal tersebut menjadi semangat baru saya dalam bidang literasi dan merubah mindset saya mengenai menulis dan literasi. Tidak hanya itu di akhir perkuliahan kami seluruh mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti Seminar yang diselenggarakan oleh Komnas HAM, yang mengangkat issue mengenai “Merdeka Biacara bukan Bebas Bicara” melalui seminar online tersebut banyak sekali manfaat yang saya dapatkan dan memunculkan mindset yang baru.
Melalui Program Permata-Sari saya mendapatkan banyak pengalaman yang menarik dan ilmu yang bermanfaat serta mendapatkan relasi yang baru Bersama mahasiswa lain, saya merasa bersyukur sekali telah berkesempatan untuk mengikuti program Permata-Sari.

